Review Buku Deep Work : Cara Berhasil Fokus Di Dunia Yang Ramai Dan Penuh - Cal Newport


Apakah baik bermain ponsel saat bekerja? Tidak. Ini adalah gangguan. Dan gangguan ini membuat kita tidak bisa fokus pada pekerjaan yang sedang kita lakukan. Bagaimana cara melatih otak untuk fokus? Salah satu cara yang dapat kamu lakukan untuk melatih otak fokus adalah teknik Cal Newport (seorang profesor Amerika). Teknik tersebut disebut dengan Deep Work.

Bagaimana sebenarnya ide teknik Deep Work ini? Mengapa Deep Work dianggap sebagai cara terbaik untuk melatih kosentrasi otak agar tetap fokus? Yuk, kita gali lebih dalam.

Ada Dua Jenis Pekerjaan : Bertumpu Pada Pengetahuan (Otak) dan Pada Kekuatan (otot)

Sebelum masuk ke inti  ide deep work, Cal Newport berpendapat bahwa pada dasarnya ada dua jenis pekerjaan:

  • Pekerjaan yang berbasis pada pengetahuan (otak) 
  • Pekerjaan yang berbasis pada kekuatan (otot)

Bukan berarti otot bekerja tanpa memerlukan otak. Keduanya saling membutuhkan untuk sinergi, namun yang membedakan adalah rasionya.
 
Apa Itu Deep Work?

Deep Work adalah aktivitas profesional yang dilakukan dalam kondisi bebas gangguan untuk meningkatkan kemampuan kognitif kamu secara maksimal. Upaya ini menciptakan nilai baru, meningkatkan keterampilan, dan sulit untuk ditiru.

Jadi secara sederhana buku ini dapat membantu orang-orang yang ingin fokus dan berkosentrasi saat bekerja untuk meraih hasil yang optimal.

Di buku ini dijelasin bahwa ada 2 kategori pekerjaan yaitu : Deep Work & Shallow Work. 

Secara singkat, Deep Work itu pekerjaan yang membutuhkan fokus intens tanpa banyak distraksi misalnya seperti menulis buku, memecahkan permasalahan besar dalam pekerjaan, desain grafis, editing video, dll. Sedangkan Shallow Work itu pekerjaan yang tidak terlalu membutuhkan fokus, misalnya saja seperti membalas pesan instan, mengemas pesanan, mengirim barang, dll.

Deep Work bertentangan dengan gagasan multitasking

Otak manusia tidak dirancang untuk multitasking. Semakin banyak informasi yang memenuhi kepala kita, semakin sedikit kita fokus pada satu masalah.
 
Bagi seorang rekruter di kantor, menganalisis CV kandidat adalah pekerjaan rutin harian. Bukan hal yang aneh, jika seorang pelamar mencantumkan "multitasking" sebagai satu hal yang dianggap suatu keunggulan. Namun, ironisnya adalah bahwa multitasking bertentangan dengan produktivitas. 
 
Menurut Cal Newport saat kita melakukan aktivitas Deep Work, itu artinya kita hanya fokus memikirkan pada satu hal saja dengan kosentrasi penuh.

Deep Work Tidak Membutuhkan Internet

Dalam konsepnya, aktivitas Deep Work hanya memerlukan kamu, otak, dan pekerjaan yang perlu kamu selesaikan. Hal-hal yang keluar dan masuk kepala hanyalah seputar pekerjaan itu saja. Jadi tidak ada aktivitas lain seperti cek Whatsapp, surat elektronik, notifikasi aplikas media sosial dan lain sebagainya.


Mungkin kamu akan merasa aneh ketika melakukan ini, namun menurut Cal Newport inilah inti dari aktivitas Deep Work. Yakni membiasakan otak untuk konsentrasi pada satu hal saja dalam waktu yang lama. Kebiasaan ini diyakini dapat meningkatkan kualitas pekerjaan.

"Fokus penuh tanpa ada gangguan adalah harga yang perlu dibayar untuk hasil pekerjaan yang berkualitas".


Deep Work Kurang Sesuai Jika Diterapkan Di Kantor Open-Space

Di era seperti sekarang ini, konsep open-space begitu digandrungi startup-startup zaman sekarang. Mereka menganggap hal ini sebagai modernitas dan sindiran atas budaya kerja kuno.

Alasan hadirnya tren open-space ini untuk menciptakan sistem kerja yang kolaboratif, saling bersinergi dan bebas melakukan pekerjaan di tempat yang paling disukai.

Namun, apakah konsep open-space ini sesuai dengan kerja deep-work? Cal Newport dalam bukunya bercerita tentang pendapat profesor MIT tentang open-space dan keterkaitannya dengan konsep deep work.

"Para profesor di MIT - orang-orang paling inovatif dunia dibidang teknologi -tidak memiliki minat sama sekali dengan gaya open-office. Mereka memiliki kecenderungan bekerja di tempat tertutup dan terisolasi."


Bagian-bagian dalam Buku Deep Work

Pada bagian pertama buku ini dijelaskan pondasi teori Deep Work, jenis tingkatan Deep Work, dan alasan mengapa Deep Work itu penting dilakukan.

Ketika membaca bagian ini, kita akan menyadari bahwa pada dasarnya pernah melakukan teknik Deep Work. Namun, mungkin masih dalam tingkat terendah. Misal ketika kita terburu-terburu menyelesaikan pekerjaan di waktu yang singkat. 


Tentu hal ini berbeda dengan Deep Work dalam tingkat ekstrem, misalnya benar-benar menyendiri dalam kapal di tengah lautan atau menyengaja menginap sendirian di hotel untuk menyelesaikan satu buku.

Sekarang pertanyaannya kenapa Deep Work itu penting? Ada beberapa aspek yang menjadi sorotan dalam buku ini: Ditinjau dari sisi ekonomi, neurologi, psikologi dan filosofi.


Sementara itu pada bagian kedua buku ini dijelaskan tentang penerapan Deep Work yang baik dan benar. Termasuk tindakan-tindakan apa saja yang perlu dilakukan.

Buku ini bisa dijadikan sebagai panduan untuk menunjang Deep Work dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya asupan apa saja yang perlu sebelum melakukan Deep Work.

Mengapa Deep Work perlu dipraktikkan? Ibarat otot lengan yang perlu terus menerus dilatih agar semakin kuat, Deep Work juga akan melatih otak agar terbiasa fokus dan dapat menyelesaikan setiap pekerjaan secara optimal.


Poin-poin Penting dalam Buku Deep Work

1. Lakukan penjadwalan secara rutin untuk melakukan Deep Work. Lakukan dengan ritme yang teratur untuk membentuk sebuah kebiasaan.

2. Membuat jadwal secara detail mulai dari satuan hari, jam, hingga menit. Hal ini untuk menyingkirkan gangguan "shallow".

3. Pilah secara sadar untuk jenis aktivitas/ pekerjaan baru yang akan kamu lakukan dalam jadwalmu. Pilah yang mana termasuk deep atau shallow.

4. Lakukan istirahat sejenak dari kosentrasi - Bukan beristirahat kemudian melakukan aktivitas lain (distraksi) - Lakukan hal ini secara rutin dan teratur.

5. Buatlah jangka waktu pekerjaan yang tak masuk akal. Satu-satunya cara untuk menyelesaikan pekerjaan dengan tenggat waktu tak masuk akal adalah dengan deep work.

6. Tentukan dimana dan bagaimana kamu dapat bekerja secara nyaman. Buat peraturan yang dapat meningkatkan fokusmu.

7. Hindari aktivitas berlebihan atau tinggalkan sama sekali media sosial. Karena media sosial adalah distraksi shallow terbasar akhir-akhir ini.

8. Sesekali kamu perlu mencari tempat yang sulit dijangkau misal ke pedesaan yang susah internet untuk mengindari distraksi shallow.

9. Jangan pernah lembur sampai malam hari saat melakukan Deep Work. Karena hal ini justru membuatmu tidak produktif.

10. Luangkan waktu untuk rehat total untuk menyegarkan tubuh dan pikiran kembali.


Spesifikasi Buku Deep Work (Bahasa Indonesia)

  • Judul: Deep Work Cara Berhasil Fokus Di Dunia Yang Ramai Dan Penuh
  • Penerbit: Elex Media Komputindo
  • Penulis: Cal Newport
  • Halaman: 296 hlm
  • ISBN: 9786230020780
  • Berat: 400 Gram
  • Dimensi (P/L/T): 15 Cm / 23 Cm/ 0 Cm
  • Jenis Cover: Soft Cover
  • HARGA TOKO RP 99.000


Belum ada Komentar untuk "Review Buku Deep Work : Cara Berhasil Fokus Di Dunia Yang Ramai Dan Penuh - Cal Newport"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel