Review Buku Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar

Sumber foto: IG @anditia_nurul
Buku yang ditulis oleh penulis bestseller Richard Carlson ini mengangkat salah satu isu mental yang tanpa disadari telah dialami oleh sebagian orang. Dari judul buku tersebut setidaknya kita tahu akan dibawa kemana alur pikiran para pembaca. Walaupun pada beberapa buku terkadang  antara judul dan isi sangat berbeda jauh dari bayangan para pembaca.

Sinopsis Buku Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar
Banyak hal dalam hidup ini yang sebenernya hanya masalah kecil, tapi kita memperlakukannya sebagai masalah besar. Sebenernya, dengan membentuk perspektif baru bahwa masalah-masalah itu memang kecil, kita kan mempunyai lebih banyak waktu untuk memikirkan hal-hal yang benar-benar merupakan masalah besar.

Dengan gaya tulisan yang mudah dipahami, buku ini menyajikan cara-cara membentuk perspektif yang lebih positif tersebut sehingga kita kan belajar untuk berdamai dengan diri sendiri dan lebih peduli. Hidup kita akan lebih terfokus pasa masa kini, hubungan kita dengan orang lain akan menjadi lebih baik, dan batin kita akan menjadi lebih tenang.

Review Buku Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar
Sesuai dengan judul “Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar”, isi dari buku tersebut pun sesuai dengan ekspektasi para pembaca. Dikemas dan ditulis secara ringan, dengan analogi kehidupan sehari-hari yang begitu aplikatif dengan kondisi dan situasi yang dihadapi sebagian orang saat-saat ini. Bayangkan saja bila pembaca sedang dalam kondisi stress, lelah, tertekan kemudian ingin membaca sebuah bacaan yang diharapkan begitu relate dengan kondisi yang dihadapi tetapi isi dan bahasa penulisan begitu sulit dipahami, bukankah menambah beban para pembaca? Hahahaha..

Buku ini begitu menarik, pemakaian  bahasa sehari-hari kemudian masalah yang diangkat juga kerapkali dialami oleh beberapa orang. Sehingga setiap orang bisa begitu merasa relate ketika membaca buku ini. Dalam buku yang ditulis Richard Carlson, sangat memberi banyak hal untuk menyadarkan para pembacanya. Pembaca bisa belajar untuk menerima dan menyadari realitas yang terjadi kemudian sedikit memberi harapan dengan disajikan nya tulisan-tulisan yang menolong setiap pembaca untuk bangkit dari sebuah masalah. Setiap bagian dalam buku ini, para pembaca akan dibuat penasaran dengan judul per judul di halaman berikutnya, dan begitu terasa sederhana serta bermakna sangat dalam ketika membacanya.

Bagi Richard Carlson, masalah akan selalu ada dan dihadapkan pada setiap orang, hanya saja bagaimana penulis buku ini mengajak kita untuk melihat sisi lain dari setiap masalah yang sedang  dan akan dihadapi, sehingga tidak menjadi sebuah masalah yang besar yang tidak perlu untuk dibesar-besarkan.

Penulis mengajak untuk mengubah hal-hal yang bisa diubah
Menurut penulis buku ini, fokus dengan mengubah apa yang mampu dan sanggup diubah dapat membantu kita tidak memusingkan hal-hal sepele bahkan tidak membuat  beban semakin berat dan sangat melelahkan jiwa.

Menerima yang hal-hal yang tak bisa diubah
Beberapa bagian dalam buku ini, banyak menyadarkan pembaca tentang realitas sebuah keadaan yang tak perlu dipaksakan untuk dirubah. Merubah pasangan seperti yang kita inginkan, merubah sesuatu menjadi seperti yang kita harapkan hanya akan menambah masalah. Setidaknya, ada beberapa kasus nyata yang ditangani oleh penulis buku ini yang juga berprofesi  sebagai konselor, bahwa beberapa orang punya harapan untuk menjadi sesuai dengan apa yang diinginkan. Salah satu bagian judul dari buku ini yang begitu relate adalah ‘Berdamailah Dengan Ketidaksempurnaan’ dan ‘Pahamilah Realitas Terpisah’ .

Tidak sedikit orang mencoba membuat patokan kebahagiaan adalah dengan mengubah sesuatu atau seseorang seperti yang diharapkan, yang menjadi masalah adalah banyak yang akan menjadi kecewa, stress, depresi, konflik, emosi, amarah, kebencian bahkan rusaknya sebuah relasi. Oleh sebab itu penulis Richard Carlson menolong para pembaca yang sedang berjuang dengan sebuah masalah ini untuk sadar bahwa kita tidak bisa memaksakan situasi, sesuatu bahkan seseorang untuk berubah seperti apa yang kita inginkan. Hal tersebut hanya akan membuat masalah yang seharusnya bisa dihadapi dan diselesaikan jadi tambah besar.

Membiarkan kebijaksanaan mengetahui perbedaannya
Penulis Richard Carlson mengajak pembaca untuk menyadari pentingnya melihat sebuah masalah dengan ‘perspektif atau sisi yang lain’ daripada memilih cepat untuk bereaksi. Dengan demikian membuat seseorang untuk belajar sabar, menahan diri, tidak lekas marah bahkan menghargai orang lain. Hal tersebut yang diharapkan oleh penulis  dapat menolong para pembaca buku ini untuk meluangkan banyak waktu untuk lebih rileks, bahagia dengan melakukan hal-hal kecil dan tetap dapat memperhatikan kondisi diri. Begitu banyak hal-hal baik yang dituliskan oleh Richard Carlson agar menghadapi masalah yang kecil tidak dibesar-besarkan dan dapat menghadapi setiap masalah dengan banyak pertimbangan sehat agar jiwa tetap waras.


Buku ini terdapat  100  judul yang di setiap judulnya bertuliskan kisah-kisah menarik baik dari pengalaman penulis sebagai konselor dan juga masalah yang relate dihadapi oleh orang-orang modern saat ini. Untuk tidak membesar-besarkan masalah yang ada itu upaya untuk menolong diri sendiri bisa berdamai dan jiwa serta pikiran tetap waras. Buku ini sangat relevan untuk para pembaca yang juga sedang bergumul dan terjebak dalam kondisi masalah yang dirasa tak pernah habis dan selalu ada.


Sumber ulasan: susahtidur.net

Review Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar, Review Buku Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar, Sinopsi Buku Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar, Ulasan Buku Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar, Sinopsis Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar, Review Buku

Belum ada Komentar untuk "Review Buku Jangan Membuat Masalah Kecil Jadi Masalah Besar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel